For what we fell, son?

Posted by B Pratama Sunday, January 8, 2012 2 comments
''for what we fell, son?''

Minggu pagi seperti ini yg sedang mendung serasa menetramkan hati, damai dan sejuk.
Sesejuk dan senikmat seperti ketika masa kecil dulu saya senang menghabiskan waktu minggu pagi dengan sederet film2 kartun :)
dragon ball, doraemon, shin chan, mejadi beberapa agenda favorit dulu..


Beranjak besar tampaknya hobi ''nonton'' ini terus berlanjut, tentunya dengan genre film yg berbeda dengan masa kecil.
Seiring bertambah usia saya menyukai film2 bertema heroik dan fiksi :)
Batman, superman, spiderman, X-men, dan beberapa lainya.
Kebetulan film2 diatas diangkat dr komik2 DC dan Marvell, yg memang banyak sukai..

Jika sebelum2nya saya melihat film2 tersebut dengan jalan cerita yg tampak biasa -pahlawan, bandit, romansa yg indah, lalu kemenangan buat sang pahlawan..
Benar bukan dalam seri2nya terdahulu pahlawan2 tersebut selalu 'didampingi' oleh2 kekasih2 mereka dengan kisah roman yg indah dan berhasil??
Maka dalam seri2 terakhir yg dihadirkan saya melihat ada hal yg berbeda..

Ya..perbedaan dalam hal ''kisah cinta'' mereka..
Entah disengaja atau tidak, tetapi semua pahlawan2 dalam film tersebut kali ini benar2 kehilangan kekasih mereka.

Bruce wayne sang batman dalam the dark knight lebih memilih untuk meyelamatkan sang jaksa kota drpd pujaan hatinya, hingga kekasihnya tsb tewas meledak.
Peter parker manusia laba2 jg merelakan kekasihnya ''lebih memilih'' orang lain..
Clark sang manusia besi jg harus menerima kenyataan bahwa kekasihnya telah berkeluarga dengan dengan orang lain..
Logan si wolverine jg harus menelan kenyataan pahit karena orang yg dicintainyalah yg pada akhirnya harus dia bunuh pd akhirnya..

Menarik dan cukup mengagetkan tampaknya bagi saya, karena ternyata mereka tetap mampu berdiri tegak dan melanjutkan perjuangan..
Kemudian pada akhirnya ada pelajaran yg harus saya petik..
Ya..ketika kita telah memutuskan untuk menjadi pahlawan bagi kehidupan dan pejuang atas jalan-Nya, Tuhan akan menyediakan ''pendamping2'' bagi kita, entah itu bernama mobil, motor, istri ataupun keluarga dan teman..
Dan kelak ketika pendamping2 kita harus diambil oleh yg lebih berhak, tidak boleh ada alasan bagi untuk berhenti berjuang..

Karena motivasi terbesar sang pahlawan bukanlah pendamping2 tersebut, melainkan Sang Maha Memiliki, Allahu ahad.


I may lose my everything..but im not gonna lose my faith.
With God's power, i can be anything i want.

* remember, with great power comes great responsibility.. and do remember well, for what we fell, son?
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: For what we fell, son?
Ditulis oleh B Pratama
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke https://unnamedwarrior.blogspot.com/2012/01/for-what-we-fell-son.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

2 comments:

aminudin said...

mantap ndan...

B Pratama said...

Siap pak amin.. :)

Post a Comment

mari sharing pemikiran :) ,

Template by Cara Membuat Email | Copyright of Original one.